Allowed websites
Browser mengirim header Origin di setiap request lintas situs. AxBridge hanya menjawab origin yang sudah ditambahkan pemilik perangkat ke allowlist, jadi situs acak yang kamu buka tidak bisa memanggil jembatan, walau menebak port-nya.
Tambah situs
Di WebUI plugin, Allowed websites → ketik situsnya → Add. Server restart sendiri supaya perubahannya berlaku.
Kamu boleh menempel URL lengkap. Path, query, dan hash dibuang, dan host dijadikan huruf kecil:
| Yang kamu ketik | Tersimpan sebagai |
|---|---|
New-Site.Example.com/some/path?x=1 | https://new-site.example.com |
https://app.example.com:8443/x | https://app.example.com:8443 |
http://localhost:5173/ | http://localhost:5173 |
Aturan
https://hostatauhttps://host:port.httpbiasa hanya diterima untuklocalhostdan127.0.0.1, untuk pengembangan lokal.- Origin yang persis. Tanpa wildcard, tanpa path, tanpa garis miring di akhir.
https://app.example.comdanhttps://www.app.example.comadalah origin berbeda. Tambahkan keduanya kalau dipakai dua-duanya.
Selalu diizinkan
Halaman tes bawaan (http://127.0.0.1:8787 dan http://localhost:8787) selalu boleh memanggil server. Itu yang dipakai tombol Open in browser.
Hapus situs
Tekan ikon tempat sampah di barisnya. Server restart lagi.
Disimpan di mana
Satu origin per baris di $AXERONDIR/axbridge/origins. Cara yang didukung untuk mengeditnya adalah WebUI. Kamu juga bisa memakai helper ctl.sh dari shell, lihat Isi plugin.